Pernah Coba Simulasi Kredit Properti? Begini Tipsnya!

Harga rumah yang semakin hari semakin meningkat membuat banyak orang memutuskan untuk membelinya secara kredit. Anda bisa mengajukan kredit properti rumah dengan cara mengajukan KPR. Kini, banyak sekali bank dan pihak jasa properti rumah yang menawarkan KPR dengan bunga yang relatif rendah. Sebelum memutuskan untuk melakukan kredit rumah, Anda bisa mencoba simulasi kredit properti terlebih dahulu.


Tips Simulasi Kredit Properti

Sebagai sebuah kebutuhan primer manusia, rumah memang sebuah properti yang sangat penting untuk dimiliki. Jika Anda tidak memiliki modal yang cukup untuk membeli rumah, Anda bisa membelinya dengan cara kredit. KPR adalah salah satu fasilitas kredit rumah atau properti yang disediakan oleh pihak bank bagi siapa saja yang ingin memiliki rumah.

Anda harus melakukan simulasi KPR terlebih dahulu untuk mengetahui kemampuan finansial yang Anda miliki dalam membayar angsuran properti yang ingin Anda beli. Tanpa memperhitungkan hal ini, Anda bisa salah perhitungan. Salah perhitungan tentu akan membuat hidup Anda menjadi kacau. Contohnya saja, ketika Anda harus membayar cicilan yang begitu banyak dengan penghasilan Anda yang tidak mencukupinya.

Berikut beberapa tips yang harus Anda lakukan sebelum memulai simulasi kredit properti atau pun simulasi kredit rumah.


1. Hitunglah uang muka yang harus Anda persiapkan

Untuk membeli sebuah properti baik itu rumah atau pun properti lain dengan menggunakan sistem kredit, Anda harus menghitung uang muka yang harus Anda persiapkan. Untuk uang muka minimal yang harus dibayarkan biasanya adalah 15% dari harga rumah atau properti yang Anda beli. Misalnya harga properti yang Anda beli adalah 300 juta rupiah, uang muka yang harus Anda bayar adalah 15% x Rp 300.000.000,00 = Rp 45.000.000,00

2. Hitung jumlah pinjaman KPR

Untuk menghitung jumlah pinjaman bisa dilakukan dengan mengurangkan harga properti yang Anda beli dengan uang muka yang telah Anda bayarkan. Dari contoh di atas, jumlah pinjaman Anda adalah Rp 300.000.000,00 – Rp 45.000.000,00 -= Rp 255.000.000,00


3. Hitung angsuran pokok per bulan

Untuk menentukan angsuran pokok per bulan, Anda harus menentukan terlebih dulu tenor atau jatuh tempo pembayaran Anda. Contohnya saja, Anda mengambil tenor 20 tahun. Perhitungan angsuran per bulan adalah = Rp 255.000.000,00 : 240 bulan (20 tahun) = Rp 1.912.500,00

4. Estimasi cicilan per bulan

Estimasi cicilan per bulan bisa dihitung dari angsuran per bulan ditambahkan bunga yang harus Anda bayarkan

Dengan melakukan keempat tips di atas, Anda bisa menghitung simulasi kredit yang Anda lakukan dengan benar dan penuh perhitungan. Lakukan simulasi kredit properti terlebih dahulu untuk bisa mengetahui seberapa besar kemampuan Anda untuk membayarkan angsuran pada setiap bulannya

Masing-masing bank memberikan bunga yang berbeda-beda. Namun secara umum, tips melakukan simulasi adalah seperti yang telah disampaikan di atas. Coba hitung simulasi kredit properti Anda sekarang juga!